search
Wednesday, October 29, 2008
PADA SEBUAH MASA ...
rahadian hr mukti
pada sebuah masa ...
kau selalu pindah rumah
kau selalu berganti baju
kau selalu jualan kecap nomor satu
pada sebuah masa ...
aku sering bertanya :
kenapa?
mengapa?
siapa kau?
tangerang, 29102008
Disumpahin anak muda
<herilatief@...> wrote:
Disumpahin anak muda
sumpahnya anak muda
terjadi di jaman belanda
gaungnya kini sampai mana?
jika kemerdekaan adalah tujuan
apa yang terjadi hari ini?
indonesia dimainkan pemodal
pemimpinnya doyan ngegombal
politisi busuk berhati kadal
tak mau punya kebanggaan
jadilah budak belian
tersuruk di lembah kenistaan
berenang di lumpur penderitaan
penguasa istana aslinya asosial
rakyat pun bingung bin linglung
patronnya kalah di bursa dunia
kemiskinan pun jadi tumbal
pemilu ujungnya uang dan korsi
kekuasaan itu menggiurkan
koneksi dan korupsi
merajalela
pada
indonesia kita
berkaca
tanah air jauh semakin sengsara
Heri Latief
Amsterdam, 28/10/2008
http://progind.net/
kolektif info coup
d'etat 65: kebenaran untuk keadilan
http://herilatief.wordpress.com/
http://akarrumputliar.wordpress.com/
[Non-text portions of this message have been removed]
--- End forwarded message ---
Sunday, October 26, 2008
PKS: Koalisi Harga Mati, Kombinasi Islam-Nasionalis
wrote:
Sabtu, 25/10/2008 17:45 WIB
PKS: Koalisi Harga Mati, Kombinasi Islam-Nasionalis
Indra Subagja - detikNews
http://www.detiknews.com/images/content/2008/10/25/10/Tifatul-
Sembiring-dala
m.jpg
(Foto: Dok. detikcom)
<http://openx.detik.com/delivery/ck.php?
n=a59ecd1b&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_H
ERE>
http://openx.detik.com/delivery/avw.php?
zoneid=24&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HE
RE&n=a59ecd1b
Jakarta - Koalisi sebuah harga mati bagi PKS. Tapi dengan siapa
merajutnya
belum ditentukan.
Sejumlah nama partai mengemuka dan salah satu yakni Golkar.
"Koalisi ini suatu keniscayaan, harus koalisi. Kecenderungan kombinasi
Islamis nasionalis," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring, di
Musyawarah
Dewan Syuro, di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Sabtu (25/10/2008).
Tifatul menjelaskan hasil kajian tim research and development PKS,
tidak
akan ada partai yang mendapat suara lebih dari 25 persen.
"Kita sedang menghitung dan untuk membentuk kekuasaan di pemerintahan
butuh
40 persen," tambahnya.
Disebut-sebut arah koalisi PKS menguat ke arah Golkar. Bahkan sumber
di PKS
menyebutkan, pada pekan lalu Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla dan
Presiden
Tifatul Sembiring bertemu di sebuh hotel di Jakarta.
"Kita terbuka dengan Golkar. Saya sering ke rumah Jusuf Kalla. Tapi
saya
juga bertemu SBY, Anas Urbaningrum,Taufik Kiemas. Dan of course
dibahas soal
koalisi," jelasnya.
Bagaimana dengan PDIP? "Dengan PDIP baru ungkapan," tandasnya.
"Kita pasti akan melakukan koalisi partai yang memiliki platform,
visi, dan
misi yang sesuai," ungkapnya pula.(ndr/gah)
--- End forwarded message ---
Thursday, October 23, 2008
Ingat! "Pesta Blogger 2008" Sabtu, 22 November 2008
<agushamonangan@...> wrote:
Pesta Blogger 2008
Hari/Tgl : Sabtu, 22 November 2008
Tempt : Gedung BPPT II, Lantai 3
Jl. MH Thamrin no. 8, Jakarta
Salam,
AH
--- End forwarded message ---
MENUNGGUMU
ketika aku menunggumu ...
tak jenak pantat ini terpacak
berdegup kencang dada ini
terasa badan kuyup dan menggigil
apakah kau sesuai harapanku?
apakah kau seperti gambaranku
oh, sang waktu ...
cepatlah kakimu bergerak
segerakan berputar berdetak
sebelum aku mati kaku
sebelum aku sakit rindu
ketika aku menunggumu ...
inilah tanda aku percayaimu
inilah tanda mata cintaku
tangerang, 22102008
Monday, October 20, 2008
BAH !!!
dalam satu safari politik ...
kau lantang berorasi :
ayo sukseskan pemilu
ayo gunakan hak suara anda
tapi ingat ...
jangan salah pilih
jangan beli kucing dalam karung
bah !!!
dalam bilik di gubug reotku
aku merenung :
sukses itu untuk siapa?
apakah kau pernah mendengar suaraku?
aku sering terjebak dan tertipu
aku sering salah pilih
beli kucing dalam karung?
aku tak sudi membeli apapun juga
aku tak mau berjudi lagi
tidak untuk kucing dalam karung
tidak untuk kucing di luar karung
karena kucing itu penyakitan
sekarat dan bau busuk
bah !!!
berdosakah kalau tidak ikut pesta?
salahkah kalau aku bersikap pasif?
jujur saja ...
aku malas, lelah dan muak
tangerang, 19102008
Sunday, October 19, 2008
PILIHAN
wahai ...
begitu mudahnya mata terbuai
begitu murahnya jiwa terbeli
apakah kita begitu mabok?
apakah kita tak sadar diri?
apa yang berubah di negeri ini?
hukum masih tersisih
nasionalisme cuma tanda tanya
kedaulatan ada di ujung tanduk
wahai ...
apakah kita menjadi keledai nan bodoh?
apakah kita menjadi domba di antara srigala?
apakah kita menjadi bebek yang penurut?
apa salah dan dosa negeri ini?
kita kelaparan di lumbung padi
kita mengemis di gunung harta
siapa yang harus bertanggung jawab?
wahai ...
suara kita adalah suara langit
kenapa kita harus memilih para pendusta?
kenapa kita harus mendukung para durjana?
kenapa kita wajib membela prabu rahwana?
percayalah ...
adalah pilihan untuk tidak memilih
sadarlah ...
sebelum sesal datang terlambat
tangerang, 18102008